Mengenali Profil Referensi American Sociological Association Style

Materi ini dirangkum Sulaiman Tripa, sebagai bagian bahan belajar mahasiswa doktor ilmu hukum Universitas Syiah Kuala   Style ini termasuk kategori baru. Ketika para kelompok sosiolog di Amerika Serikat membutuhkan satu format penulisan akademik khusus. …

Materi ini dirangkum Sulaiman Tripa, sebagai bagian bahan belajar mahasiswa doktor ilmu hukum Universitas Syiah Kuala

 

Style ini termasuk kategori baru. Ketika para kelompok sosiolog di Amerika Serikat membutuhkan satu format penulisan akademik khusus. Format ini dimaksudkan secara khusus untuk membedakan karya tulis bidang sosiologi dari gaya kutipan lainnya, misalnya American Psychological Association (APA). Kelompok yang dinamakan American Sociological Association (ASA), khususnya penulis dan editor jurnal sosiologi, pada awal 1990-an merasa perlu adanya satu format khusus yang selaras dengan metodologi disiplin sosiologi dan penerbitan jurnal bidang tersebut. Akhirnya tahun 1992, draf awal model style mereka muncuk dan disetujui, yang dinamakan ASA Style Guide –sebagai panduan praktis bagi penulis yang ingin menerbitkan naskahnya pada jurnal-jurnal resmi yang berada di bawah naungan asosiasi.

Bentul pola ini lebih mirip Chicago Style, dengan mengadopsi sistem author-date dan struktur daftar referensi yang berakar dari The Chicago Manual of Style. Jika dilihat dari perkembangannya, panduan mutakhir sudah edisi ketujuh yang diterbitkan pada tahun 2022. Seiring dengan perkembangan teknologi penerbitan, berbagai ketersediaan sumber-sumbe rdigital, serta pembaruan standar etika penulisan sosiologi, membuat panduan ini beberapa kali direvisi. Sebelumnya, tahun 2010, pada edisi keempat, panduan tersebut diterbitkan setelah dilakukan revisi dari panduan awal.

Butler Library, misalnya, menyiapkan satu rancangan khusus panduan ini yang digunakan bagi penulis yang menyiapkan manuskrip untuk publikasi pada jurnal ASA. Panduan pada Butler Library disusun untuk membantu mahasiswa yang diarahkan pembiombing mereka untuk menggunakan ASA Style saat mereka menulis hasil penelitiannya. Langkah ini dilakukan banyak kampus dalam rangka memudahkan mahasiswa. Panduan tersedia pada link [https://sociology.fas.harvard.edu/sites/g/files/omnuum1481/files/sociology/files/asastyleguide.pdf].

Kepentingan lebih luas dari panduan ini adalah sebagaimana ditegaskan di sana, agar mahasiswa menggunakan gaya bibliografi tertentu untuk membantu mendorong komunikasi yang jelas. Selain membuktikan ketelitian mahasiswa dalam bidang keilmuan, adanya gaya tertentu akan membantu mahasiswa menghindari plagiarisme. Seperti halnya tugas menulis lainnya, mahasiswa harus memperhatikan tata bahasa, ejaan, tanda baca, penggunaan huruf kapital, tata bahasa, dan keakuratan. Contoh panduan yang menjadi rujukan, adalah yang dikeluarkan ASA tahun 1997, ASA Style Guide (2nd ed).

Bagi mahasiswa diberi arahak agar menggunakan kutipan dalam teks, mencakup nama belakang penulis dan tahun publikasi. Nomor halaman harus disertakan untuk mengidentifikasi sumber kutipan langsung. Nomor halaman mengikuti tahun publikasi dan dipisahkan dari tahun tersebut oleh titik dua tanpa spasi. Format kutipan dapat bervariasi sesuai dengan gaya penulis. Misalnya untuk kutipan yang lebih pendek, kutipan dalam teks harus dimulai dan diakhiri dengan tanda kutip. Kutipan mengikuti tanda kutip penutup dan mendahului titik, seperti berikut (Butler Library, hlm. 2).

In 1998, however, the data were reported by more specific job type which showed that technologically oriented jobs paid better” (Hildenbrand 1999:47).

Salah satu contoh penulisan daftar pustaka dengan pola ini adalah: Tripa, Sulaiman, dan Muhammad Adli. 2020. Manajemen Peradilan Adat. Banda Aceh, Bandar. Referensi jurnal, ditulis: Tripa, Sulaiman. 2019. “Paradigma dalam Penelitian Hukum”. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum 20: 255-72.

Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.

Leave a Comment