Mengenali Profil Referensi Vancouver Style

Materi ini dirangkum Sulaiman Tripa, sebagai bagian bahan belajar mahasiswa doktor ilmu hukum Universitas Syiah Kuala   Munculnya Vancouver Style tidak lepas dari adanya pertemuan sekelompok editor jurnal medis tahun 1978 yang berlangsung di Kota …

Materi ini dirangkum Sulaiman Tripa, sebagai bagian bahan belajar mahasiswa doktor ilmu hukum Universitas Syiah Kuala

 

Munculnya Vancouver Style tidak lepas dari adanya pertemuan sekelompok editor jurnal medis tahun 1978 yang berlangsung di Kota Vancouver, Kanada. Kelompok ini dikenal sebagai International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE). Tujuan utama dari pertemuan tersebut adalah untuk menyusun satu panduan yang seragam dalam penulisan referensi dan sitasi dibidang kedokteran.

Semua style yang lahir terkait dengan format penulisan sitasi, pada dasarnya tidak bisa dilepaskan dari kepentingan untuk mempermudah melalui sebuah panduan yang disusun. Tujuan besar dari proses ini, memastikan semua kutipan dinyatakan dalam pola yang sederhana dan mudah diikuti banyak peneliti.

Sekadar informasi tambahan, Vancouver merupakan sebuah kota besar di Provinsi British Columbia, Kanada. Kota ini memiliki keragaman etnis dan bahasa. Sejak 2014, kota ini menjadi tuan rumah permanen bagi pelaksanaan Technology, Entertainment, Design Conference –sebuah konferensi tahunan yang dilaksanakan untuk mempertemukan para ahli dari seluruh dunia. Even lain yang berlangsung di kota ini, antara lain Pesta Olahraga Kerajaan Inggris tahun 1954, World Police and Fire Games tahun 1989 dan 2008, beberapa pertandingan FIFA Women’s World Cup tahun 2015, Olimpiade tahun 2010, serta APEC tahun 1997.

Berdasarkan gambaran tersebut, jelaslah bahwa penggunaan nama berdasarkan tempat pertemuan para editor jurnal medis. Bukan hal yang aneh, karena berbagai even yang dilaksanakan di kota tertentu di dunia ini, sering dikenang dalam hal menyebutkan hasil pertemuan dengan tidak meninggalkan nama kota. Konsensus internasional, kerap menggunakan nama tempat pertemuan sebagai nama dari hasil konsensusnya. Begitu juga yang dinamakan dengan Vancouver Style.

Style ini menentukan sistem pengutipan numerik, melalui penegasan sumber referensi yang ditandai dengan nomor (misalnya [1]) dan disusun dalam daftar pustaka berdasarkan urutan kemunculannya di dalam teks. Misalnya, di sana disebutkan dari urutan 1, 2, dan seterusnya, maka dalam daftar pustaka, urutan 1 tersebut disebutkan lebih teratas. Akhirnya pol aini mendapat pengaruh hingga diadopsi di seluruh dunia dengan pertimbangan selain penyeragaman, juga proses penyederhanaan penulisan literatur ilmiah dalam bidang medis dan ilmu kesehatan. Secara sederhana, rujukan dalam teks ditandai dengan angka dan daftar referensi diurutkan secara numerik sesuai dengan urutan kemunculan referensi dalam sumber atau dokumen. Menurut Library Guides McGill [bisa dibaca dalam link: https://libraryguides.mcgill.ca/citations/vancouver], lebih dari 1.000 jurnal menggunakan style ini (termasuk anggota ICMJE, BMJ, CMAJ, JAMA, dan NEJM).

Dalam operasionalisasinya, style ini juga menggunakan alat bantu seperti Mendeley atau Zotero. Mendeley adalah aplikasi manajemen referensi dan dokumen akademik untuk menyimpan, mengatur, dan mengutip berbagai sumber literatur secara otomatis. Ia menghubungkan secara langsung sesuai dengan format standar yang digunakan. Sedangkan Zotero, perangkat lunak manajemen referensi sebagai asisten pribadi peneliti. Ia akan membantu pengguna mengumpulkan, mengorganisir, memberi anotasi, dan mengutip berbagai sumber literatur secara otomatis.

Salah satu contoh cara merujuk dalam style ini: Sulaiman T. Diskursus Metodologi dalam Penelitian Hukum. ed ke-2. Banda Aceh: Bandar; 2019.

Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.

Leave a Comment