Materi ini dirangkum Sulaiman Tripa, sebagai bagian bahan belajar mahasiswa doktor ilmu hukum Universitas Syiah Kuala
Harvard style dikembangkan oleh seorang ahli zoologi yang bernama Edward Laurens Mark (1847-1946) pada tahun 1881. Style ini berakar pada metode penulisan sitiran author-date. Ia menggantikan catatan kaki yang tidak konsisten dengan kutipan ringkas di dalam tanda kurung untuk makalah sitologi. Setelah itu, style ini berkembang melalui universitas-universitas di Inggris yang mengadopsi dan mempopulerkan referensi berbasis penulis dan peneliti. Standarisasi sendiri dilakukan tahun 1990 dengan ditetapkan sistem penulisan referensi Harvard dan disukai sebagai pedoman oleh British Standards Institution.
Dalam satu artikel, “A Brief History of the Harvard Style” [bisa ditemukan dalam https://ncad.libguides.com/c.php?g=688721&p=4928704] disebutkan bahwa Edward Laurens Mark waktu itu sebagai Profesor Anatomi Hersey dan Direktur Laboratorium Zoologi, Museum Zoologi Komparatif di Universitas Harvard. Dalam monografi sitologi pentingnya yang diterbitkan 1881, Mark mencetuskan sistem referensi dalam tanda kurung untuk kutipan.
Dalam laman ini mengutip satu artikel dari Chernin (1988) yang berjudul “Sistem Harvard”, namun ketika ditelusuri, paper ini tidak bisa lagi ditelusuri karena pada laman referensi sudah tidak dapat diakses. Disebutkan Chernin, secara luas disepakati bahwa bukti pertama gaya sitasi ini dapat ditelusuri kembali ke makalah sitologi Mark. Makalah tersebut berbeda dari penggunaan catatan kaki yang tidak konsisten dan asal-asalan sebelumnya melalui penggunaan sitasi penulis-tanggal dalam tanda kurung yang disertai dengan catatan kaki penjelasan.
Style ini, lebih disukai oleh British Standards Institution pada 1990, dan American Psychological Association pada 2001. Selain itu, style ini juga direkomendasikan Council of Science Editors pada 2006 dan Chicago Manual of Style pada 2003.
Harvard style termasuk salah satu pola sitasi yang paling banyak digunakan di dunia akademik. Menurut artikel UPT Perpustakaan dan Penerbit Undip, “Panduan Gaya Penulisan Sitiran Karya Ilmiah: Harvard Style”, pola ini digunakan dalam ilmu sosial, pendidikan, bisnis, dan berbagai bidang multidisipliner. Karakter utama gaya ini pada penggunaan sitasi dalam teks yang terdiri dari nama penulis dan tahun publikasi, misalnya (Tripa, 2019), dan penyusunan daftar referensi secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis [dapat dibaca pada link: https://penerbit.undip.ac.id/index.php/penerbit/catalog/book/1068].
Sistem penulisan referensi dengan style Harvard, membahas format untuk penulisan dan pengorganisasian dari materi sumber. Kutipan ditulis dalam kurung di dalam teks, sebagaimana dijelaskan di atas. sementara referensi lengkapnya diurutkan sesuai abjad dalam daftar pustaka di bagian akhir karya. Misalnya dalam karya ditulis [Tripa, 2019], untuk referensi lengkap ditulis: Tripa, Sulaiman. (2019). Diskursus Metodologi dalam Penelitian Hukum. Banda Aceh: Bandar. Sementara untuk jurnal, ditulis: Tripa, Sulaiman. (2019). Paradigma dalam Penelitian Hukum. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum 20: 255—72.
Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.