Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh suatu jurnal internasional. Lebih kongkret, ia terbagi ke dalam dua kategori, yakni ada jurnal internasional bereputasi dan ada jurnal internasional biasa. Kategori dalam kolom ini, yang saya maksudkan bukan yang bereputasi. Hal ini khusus untuk syarat bagi mereka yang akan menyelesaikan magister.
Syarat utama dari sebuah jurnal pasti adanya International Standard Serial Number (ISSN). Nomor ini, dalam dunia publikasi dikenal sebagai nomor unik internasional yang jumlah digitnya delapan. Tujuannya sebagai alat identifikasi publikasi berkala. Pada dasarnya ISSN bukan hanya untuk jurnal (ilmiah). ISSN juga digunakan untuk majalah dan surat kabar. Ada yang versi online dan ada versi cetak. Tujuan lebih dalam dari ISSN ini adalah mempermudah pengelolaan, sitasi, dan proses indeksasi pada pangkalan data internasional. Yang lebih penting, keberadaan ISSN dalam memastikan dan menjaga kredibilitas suatu publikasi ilmiah.
Dengan demikian, ISSN dapat berfungsi sebagai identitas unik yang resmi dari masing-masing jurnal, dan yang membedakan suatu terbitan berkala yang satu dengan yang lainnya. Pengajuan ISSN ini dilakukan melalui ISSN International Centre yang bisa diakses siapapun yang memiliki lembaga ilmiah.
Syarat lainnya dari jurnal internasional adalah menggunakan salah satu dari bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang meliputi Bahasa Inggris, Prancis, Arab, Tiongkok, Rusia, dan Spanyol. Sejumlah bahasa lainnya ada yang sudah dikategorikan sebagai bahasa internasional, dan belum tentu masuk sebagai salah satu bahasa resmi PBB.
Selain bahasa, jurnal juga harus terindeks pada lembaga pengindeks global. Dalam jurnal, masing-masing indeks menentukan tingkat tinggi, sedang, dan rendah. Misalnya untuk jurnal internasional bereputasi, akan menggunakan indeks yang tinggi, seperti Scopus atau Web of Science. Pada kategori menengah terdapat Directory of Open Access Journals (DOAJ). Indeks ini menggunakan direktori atau basis data daring yang memuat daftar jurnal ilmiah akses terbuka berkualitas tinggi di seluruh dunia. Indeks lainnya adalah Copernicus yang berbasis di Polandia. Pengindeks ini adalah database jurnal ilmiah internasional yang dinilai berdasarkan kualitas editorial, akses terbuka, dan kelengkapan metadata. Indeks ini sangat penting dalam meningkatkan eksistensi jurnal secara global, termasuk memastikan prosesnya berlangsung menurut rumus-rumus jurnal ilmiah.
Syarat terakhir dari jurnal internasional adalah komposisi dewan editorial dan reviewer setidaknya berasal dari empat negara berbeda. Termasuk para penulis di jurnal internasional, harus minimal berasal dari dua negara berbeda. Ada jurnal tertentu yang menekankan pada proses peer review yang double-blind review, dalam rangka menjaga objektivitas proses dan hasilnya.
Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.