Kupiluho

Bencana dan Kearifan Lokal

Ada satu spanduk mini diikat pada dinding satu mobil pribadi, bertuliskan kalimat yang menggugah: “meutaloe wareh, gaseh-meugaseh, bila meubila!” Karena sedang di jalan, dan sama-sama …

Read more

Kupiluho

Menggarap Modal Sosial

Ada kekayaan yang dimiliki semua masyarakat di dunia. Berbagai bentuk modal sosial, yang bisa digunakan dalam mewujudkan kondisi yang survive bagi kehidupan mereka sendiri. Dalam …

Read more

Kupiluho

Cash For Work

Pengalaman bagaimana menggerakkan relawan saat tsunami 2004 di Aceh, diperkuat dengan kegiatan yang disebut sebagai cash for work. Kegiatan ini, sebenarnya secara sederhana, ingin menggerakkan …

Read more

Kupiluho

Alam Tangse dan Pejuangnya

Pada 28 Desember 2025, sejumlah masyarakat Gampong Pulo Mesjid Satu, Pulo Mesjid, dan Neubok Badeuk Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie, menyisir para penambang dan alat yang …

Read more

Kupiluho

Sabotasi dan Biadab

Dua kata ini, sabotase dan biadab, muncul dalam konferensi pers di Halim, 29 Desember 2025, dari mulut petinggi tentara. Sedangkan panglima, menyebut akan menindak mereka …

Read more

Kupiluho

Menghargai Bantuan

Dalam politik, maksud saya ketika bencana dicampur dengan kepentingan politik, berbagai hal memungkinkan terjadi. Dalam politik, kata orang-orang politik, ada tolak-tarik. Bahasa yang lebih sederhana, …

Read more

Kupiluho

Informasi yang Kontradiksi

Ada apa dengan bencana Aceh? Pertanyaan semacam ini, mungkin tidak muncul dari semua orang. Pertanyaan ini kadang muncul dari orang yang tidak terduga, yang mungkin, …

Read more

Kupiluho

Informasi Bencana Semakin Ditutup

Sudah berapa kali publik mendapat penjelasan dari pengelola negara tentang mengapa bencana terjadi? Sepertinya belum ada secara terbuka, hingga bencana sudah 33 hari. Penting untuk …

Read more

Kupiluho

Para Penerobos Medan Sulit

Selalu saja hadir orang baik dalam setiap peristiwa. Guru saya menyebut, selalu ada orang pada eranya, atau setiap waktu ada orangnya. Dalam setiap bencana, orang-orang …

Read more