Mengenali Profil Referensi APA Style

Materi ini dirangkum Sulaiman Tripa, sebagai bagian bahan belajar mahasiswa doktor ilmu hukum Universitas Syiah Kuala   Ada sejumlah style yang selama ini dikenal dan umum digunakan para peneliti, antara lain American Psychological Association (APA), …

Materi ini dirangkum Sulaiman Tripa, sebagai bagian bahan belajar mahasiswa doktor ilmu hukum Universitas Syiah Kuala

 

Ada sejumlah style yang selama ini dikenal dan umum digunakan para peneliti, antara lain American Psychological Association (APA), Modern Language Association (MLA), Chicago Manual of Style, Vancouver Style, American Sociological Association (ASA), atau Harvard Style. Masing-masing style tersebut, ada sejarah dan konsep yang berbeda. American Psychological Association (APA), misalnya, memiliki sejarah panjang hingga sekarang ini. Berdasarkan informasi dari laman organisasi ini [bisa dibaca pada link: https://www.apa.org/about/apa/archives/apa-history], dijelaskan bahwa APA didirikan pada Juli 1892 oleh sekelompok kecil pria yang tertarik pada apa yang mereka sebut “psikologi baru.” Kelompok tersebut memilih 31 individu, termasuk mereka sendiri, untuk menjadi anggota, dengan Granville Stanley Hall (1844-1924) sebagai presiden pertamanya.

Pertemuan pertama APA diadakan pada Desember 1892 di Universitas Pennsylvania. Tata kelola dasar APA terdiri dari dewan dengan komite eksekutif. Struktur ini berlanjut hingga awal abad ke-21: Saat ini, APA memiliki Dewan Perwakilan dengan Dewan Direksi. Pendirian APA merupakan bagian dari sejumlah besar perubahan yang terjadi di Amerika Serikat saat itu, termasuk munculnya disiplin ilmu akademik seperti psikologi, ekonomi, ilmu politik, biokimia, dan fisiologi. Disiplin ilmu baru ini dengan cepat mengembangkan gelar lanjutan yang memberikan kredensial untuk memvalidasi anggota disiplin ilmu tersebut sebagai ahli.

Perkembangan keanggotaan APA termasuk lamban. Mulai tahun 1981 berjumlah 31 anggota, lalu 1899 menjadi 125, 1916 (308), 1930 (530), 1940 (664). Di luar anggota yang memiliki hak suara, tahun 1926 dibentuk kelas baru keanggotan baru tersebut, yang hingga 1940 mencapai 2.079 anggota.

Rose Zeligs (1943) yang menulis satu artikel, menyebut Stanley Hall sebagai psikolog dan pendidik. Berdasarkan Wikipedia, Stanley Hall sebagai bapak psikologi perkembangan. Ia sebagai orang pertama di Amerika Serikat yang menerima gelar Philosophy of Doctor untuk bidang psikologi dari Harvard University. Selain sebagai pendiri APA, Stanley Hall juga berontribusi dalam sejumlah hal lain, seperti perintis psikologis perkembangan, yang mempelajari pendekatan tentang hidup (life-span) dalam psikologi. Ia juga yang mempopularkan “storm and stress” (badai dan tekanan) untuk menggambarkan masa remaja, sekaligus memperkenalkan penekatan ilmiah terhadap studi tentang penuaan. Selain itu, mendirikan American Journal of Psychology tahun 1887 sebagai jurnal psikologi akademik pertama di Amerika Serikat, serta mendirikan salah satu laboratorium psikologi eksperimental pertama di AS.

Sebelum berkembang seperti sekarang, dimana APA sebagai organisasi ilmiah dan professional terbesar mewakili psikologi di Amerika Serikat dengan 172 ribu peneliti, pendidik, klinisi, dan mahasiswa sebagai anggotanya. Bahkan kini APA memiliki 54 divisi dalam subbidang psikologi.

Tujuan utama APA adalah pedoman penulisan ilmiah melalui apa yang dinamakan APA style –sebagai standar untuk menyamakan format penulisan akademik dan mempermudah pelacakan referensi. Sekarang ini APA style sudah mencapai edisi ke-7 sebagai format standar global dalam berbagai disiplin ilmu. Salah satu contoh cara penulisan style ini: Tripa, Sulaiman. (2019). Paradigma dalam Penelitian Hukum. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, 20(2), 255-272.

Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.

Leave a Comment