Orang-Orang yang Sudah Langka

Kini, orang-orang yang jujur menjadi aneh. Orang jujur yang tampak dalam berbagai wajah. Mereka yang tidak akan mengambil yang bukan haknya. Satu dua manusia akan ditemukan ketika mengembalikan kelebihan pembayaran. Mereka yang yakin bahwa yang …

Orang-Orang yang Sudah Langka

Kini, orang-orang yang jujur menjadi aneh. Orang jujur yang tampak dalam berbagai wajah. Mereka yang tidak akan mengambil yang bukan haknya. Satu dua manusia akan ditemukan ketika mengembalikan kelebihan pembayaran. Mereka yang yakin bahwa yang bukan haknya akan dikembalikan.

Orang yang jujur akan menjadi berita besar. Orang-orang yang jujur patutlah dianggap sebagai orang langka. Seperti makhluk yang patut dimasukkan ke tempat khusus, karena mencarinya semakin sulit saja akhir-akhir ini.

Bisa dibayangkan ketika publik dikejutkan dengan sejumlah berita besar, saat ada orang mengembalian uang yang bukan haknya. Ada orang kecil, yang menemukan uang jutaan, bahkan puluhan juta, lalu sibuk mencari siapa yang punya uang itu. Perilaku semacam ini, akan mencari berita besar. Begitulah dunia saat perilaku jujur menjadi langka.

Orang yang menemukan uang orang lain, lalu ia berinisiatif mencari pemilik untuk mengembalikan, disebut sebagai orang yang luar biasa. Orang yang tiba-tiba mendapat kiriman sejumlah uang di buku rekening bank, karena merasa salah sasaran, melapor ke bank dan dianggap sebagai hal yang juga luar biasa.

Alasan inilah yang membuat sesuatu yang langka itu, sering dipuja –bahkan bisa dipuja berlebihan. Sesuatu yang langka itu, tidak selalu hal yang mahal. Bisa jadi hal yang sederhana, namun karena ditinggalkan oleh banyak orang, lalu ketika ada orang lain menggunakannya secara konsisten, ia menjadi sesuatu yang terkesan aneh.

Hal yang di sekitar kita banyak yang sudah langka. Padahal sesuatu yang sudah seharusnya dilakukan. Berbuat baik menjadi barang langka ketika kebanyakan sudah berperilaku buruk. Tidak cukup sampai di situ, perbuatan buruk itu malah sudah dilakukan banyak orang sehingga seperti menjadi patron umum.

Ada yang aneh ketika kebaikan itu tiba-tiba di hadapan kita. Ketika kejujuran tiba-tiba muncul di hadapan kita. Itu menjadi sesuatu yang langka. Melihat satu kejujuran di ranah publik, tak jarang menimbulkan rasa simpati yang luar biasa. Penyebab sederhana, karena barang langka akan dielu-elu oleh masyarakatnya. Kejujuran sudah menjadi barang yang sulit ditemui di pasaran.

Kejujuran itu menjadi barang mahal. Saya berulang kali melihat warung-warung kecil –yang menjual berbagai keperluan sehari-hari—di pinggir jalan-jalan besar, ternyata ada yang ditinggal begitu saja oleh pemiliknya. Terutama, yang sering sekali menjelang magrib atau sekiranya mereka ada keperluan sebentar di tempat lain. Warung hanya ditutup pintunya saja, dengan diletakkan kursi dan ditulis dengan kertas kecil: maaf, penjaga sedang shalat magrib. Hal ini, dianggap sebagai wujud yang aneh.

Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.

Leave a Comment