Profesor Sulaiman Tripa, lahir di Panteraja (Aceh), 2 April 1976. Menjadi dosen di Universitas Syiah Kuala sejak tahun 2006. Aktif menulis di suratkabar, majalah, web, jurnal, dan buku. Sesekali menulis novel, novelet, cerita pendek, dan puisi. Sudah menulis 220 buku sendiri dan bersama, fiksi dan nonfiksi.
Selalu berkemungkinan berbeda antara keinginan dan kebutuhan. Semua aspek kebutuhan harus dilihat dengan baik, apa adanya. Orang yang melihat seolah-oleh semua dibutuhkan, melalui gumpalan keinginan, …
Apa yang kita hadapi dalam hidup ini, pada dasarnya sudah tercatat dalam Lauh Mahfudz. Lantas mengapa tidak orang mampu menerimanya dengan lapang dada? Ada faktor …
Masyarakat di sini banyak sekali agenda kultural dan keagamaan. Dalam merayakan agenda tersebut, tidak semua orang mampu melakukannya. Saat demikian, membutuhkan keterbukaan hati masing-masing kita. …
Apa yang menyebabkan orang saling sikat-sikut dalam mengejar pendapatan? Ada banyak hal yang menjadi penyebab. Yang jelas kebutuhan semakin sulit dipenuhi, dengan banyak tantangan yang …
Achmad Albar, penyanyi gaek, memiliki syair lagunya yang kontekstual. Katanya, dunia ini bagai panggung sandiwara. Tampilan seseorang bisa diatur bagaimana saat di depan, padahal tidak …
Saya sudah menyebut beberapa kali, bahwa preman besar tidak selalu dikalahkan oleh preman besar lain yang setara. Tidak sedikit mereka yang ditakuti justru takluk di …
Mengapa orang lebih memilih berada di luar tempat seharusnya, dibandingkan tempat kerja untuk kewajibannya? Hanya bisa menduga-duga, bahwa orang yang demikian tidak melaksanakan kewajiban dengan …
Orang yang memiliki sopan santun, tidak selalu ditentukan oleh tinggi rendahnya pendidikan dalam makna formal. Pendidikan dalam perspektif ini hanya diukur dengan indikator tertentu, misalnya …
Apa yang kita alami, tidak selalu disebabkan kesengajaan orang lain. Orang yang memberi jasa kepada kita, memiliki pemahaman dan pemaknaan suasana secara berbeda-beda. Orang yang …