Sejumlah kampus lainnya yang menempatkan hukum lingkungan dalam bidang hukum administrasi negara adalah Universitas Sumatra Utara (USU, 2020), Universitas Lampung, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Airlangga.
Fakultas Hukum Universitas Airlangga menempatkan mata kuliah hukum lingkungan pada semester 4 dengan beban 2 SKS. Materi dari mata kuliah ini adalah menekankan pada kuliah praktik yang akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan observasi lapangan mengenai berbagai hal berkait penegakan hukum lingkungan dan pengelolaan lingkungan khususnya yang terjadi di Jawa Timur, sehingga diharapkan setelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa mendapatkan bekal keahlian praktis berkait penegakan hukum lingkungan (Haris, 2024).
Selain itu, FH Unair membagi peminatan mahasiswa dalam lima, yakni peminatan hukum bisnis; peradilan; hukum internasional; hukum pemerintahan; dan hukum bisnis syariah. Posisi mata kuliah hukum lingkungan masuk dalam peminatan pemerintahan.
Hukum Lingkungan pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret diberikan pada semester 6, dengan beban 2 SKS. Mata kuliah ini berada di bawah bagian hukum administrasi negara. Fakultas ini memiliki tujuh bagian, yakni: Bagian hukum keperdataan; hukum tata negara; hukum pidana; hukum administrasi negara; hukum internasional; hukum dan masyarakat; serta hukum acara (UNS, 2024).
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, memiliki mata kuliah hukum lingkungan dengan beban 2 SKS, diberikan saat mahasiswa berada pada semester 5. Ada sembilan konsentrasi yang disediakan, yakni hukum internasional; hukum tata negara; hukum administrasi negara; hukum pidana; hukum keperdataan; hukum perdata bisnis; hukum agraria; hukum perburuhan; dan hukum Islam. Semua konsentrasi tersebut berdasarkan tujuh kompartemen, yaitu hukum pidana; hukum perdata, hukum ekonomi; hukum agraria dan sumber daya alam; hukum internasional; hukum Islam; dan hukum tata negara. Hukum lingkungan sendiri berada di bawah konsentrasi hukum administrasi negara dan kompartemen hukum agraria dan sumber daya alam (UB, 2024).
Mata kuliah hukum lingkungan di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro diberikan pada semester 4 dengan beban 2 SKS. Di Kampus ini, memiliki tujuh bagian, yakni: Bagian hukum pidana; hukum perdata; hukum tata negara; hukum administrasi negara; hukum internasional; hukum acara; hukum dasar dan hukum dan masyarakat (Undip, 2024).
Wallahu A’lamu Bish-Shawaab.