Profesor Sulaiman Tripa, lahir di Panteraja (Aceh), 2 April 1976. Menjadi dosen di Universitas Syiah Kuala sejak tahun 2006. Aktif menulis di suratkabar, majalah, web, jurnal, dan buku. Sesekali menulis novel, novelet, cerita pendek, dan puisi. Sudah menulis 220 buku sendiri dan bersama, fiksi dan nonfiksi.
Jika ditamsilkan bumi dan awan, berbagai profesi sedang dihinggapi semangat selalu mencapai awan dengan tidak melupakan bumi. Sesederhana apapun profesi, sudah menggunakan jaringan teknologi informasi …
Pada dasarnya, apa yang akan dilakukan manusia, harus dibaca sedemikian rupa. Ada yang semuanya sudah jelas, namun tidak sedikit yang membutuhkan pemahaman. Dalam hidup, selalu …
Ada ungkapan orang bijak yang mengingatkan kita agar berkacalah pada cermin yang bersih. Cermin yang kotor akan memantulkan bayangan yang bercak-bercak. Sesuatu yang sebenarnya tidak …
Berangkat dari pemahaman bahwa hidup adalah proses belajar, maka yang harus dilakukan manusia adalah mengoptimalkan proses tersebut dalam rangka mencapai tujuan hidup kita sebagai manusia. …
Pertanyaan yang seharusnya ada dalam diri kita, selalu berputar pada untuk apa kita hidup di dunia? Pertanyaan ini berkorelasi, dengan apa yang akan kita lakukan …
Saya membayangkan bahwa orang-orang yang menyumbang sesuatu untuk kepentingan sesuatu, memungkinkan dilakukan karena ada kesempatan. Banyak orang yang hidupnya berlebih, namun kesempatan yang kurang, membuat …
Sore, dua hari yang lalu, saat mengajar mata kuliah Metode Penelitian Hukum, saya membawa sekitar 35 buku berbahasa Indonesia yang saya punya. Buku-buku yang berkenaan …
Kampus kami sedang diingatkan kembali tenggat waktu untuk memperbaiki informasi publikasi pada akhir Oktober. Pagi ini, saya turut mengingatkan kembali kolega untuk memperhatikan Sinta (science …
Pernahkah Anda mendengar orang yang tidak kunjung naik haji, memberi alasan belum ada panggilan? Bukankah panggilan untuk berislam itu harus dengan usaha dan kerja keras? …